Pelatihan MC (Master of Ceremony) dan Keprotokoleran

Kegiatan Mc dan Keprotokoleran merupakan bagian penting yang perlu diperhatikan oleh Instansi Pemerintah Desa dalam kegiatan kantor dan ibu-ibu Desa Bodas dalam setiap ada acara kegiatan keagamaan maupun yan lainnya

Pelaksanaan M dan Keprotokoleran di Desa Bodas dilaksanakan olehPemerintah desa dengan menghadirkan ibu-ibu dari setiap dusun, dalam kegiatan ini dihadiri oleh 40 orang, Pemeritah Desa Bodas menghadirkan Narasumber dari kecamatan Watukumpul kabupaten Pemalang.

Keberadaan Mc dan Keprotokoleran sangat dibutuhkan pada berbagai kegiatan seperti acara resmi/kenegaraan, pertemuan resmi, kunjungan kerja, audiensi, dan penerimaan tamu maupun accara perjamuan, sehingga dalam penyelenggaraannya perlu dikelola supaya acara berlangsung lancar dan sesuai etika kantor.

Kegiatan kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman kepada ibu-ibu desa bodas agar memiliki kesadaran pentingnya kegiatan Mc dan Keprotokoleran sehingga dapat meningkatkan kualitas kegiatan Mc dan Keprotokoleran yan dilakukan, khalayak yang terlibat dalam pengabdian masyarakat ini adalah masyarakat Desa Bodas kegiatan ini dilakukan dengan mengunakan beberapa metode yaitu, Simulasi/Praktik menjadi Mc. Peserta pelatihan diminta mempraktikan secara langsung acara yang dibawakannya penampilan peserta sebagai Mc di evaluasi bersama-sama dengan menerima masukan dari peserta yang lain tentang bagaimana menjadi M yang terbaik meliputi, penggunan bahasa. pengaturan suara,sikap dan aspek lain dari seorang Mc.

Metode simulasi/demonstrasi digunakan sebagai tahap akhir dari pelatihan MC dan protokoler yaitu berupa praktik langsung dari setiap peserta untuk mendemokan berperan sebagai MC pada suatu acara tertentu dengan pendampingan dari pemateri. Masing-masing peserta dipersilahkan memilih acara yang akan dibawakannya sebagai MC, kemudian peserta langsung mempraktikan berbagai materi yang telah disampaikan pemateri tentang berperan sebagai MC yang baik, meliputi penggunaan bahasa, pengaturan suara, sikap, dan aspek lain dari seorang MC. Penampilan peserta sebagai MC secara langsung akan dievaluasi bersama-sama oleh pemateri dengan menerima masukan dari peserta yang lain. Secara keseluruhan seluruh kegiatan ini bermuara pada peningkatan pemahaman
aparatur pemerintah dalam kegiatan MC dan Protokoler sehingga mampu meningkatkan kualitas kegiatan MC dan protokoler di Desa Bodas.

Secara keseluruhan kegiatan Pelatihan Mc dan Keprotokoeran  berjalan lancar dan mendapat respon positif dari peserta. Walaupun tujuan akhir untuk meningkatkan kualitas kegiatan MC dan protokoler di lingkungan Desa Bodas belum serta merta dapat terlaksana, tetapi paling tidak tujuan untuk
menumbuhkan kesadaran, menambah pengetahuan dan pemahaman tentang kegiatan MC dan protokoler, serta memberikan bekal keterampilan praktis bagi bu-Ibu Desa Bodas. Dalam kegiatan MC dan protokoler telah dapat terlaksana. Sebagian besar peserta sudah dapat melakukan praktik secara langsung sebagai MC dengan menggunakan bahasa yang efektif, pengaturan intonasi suara yang baik, dan memiliki perilaku serta sikap
sebagai seorang MC.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *