Pertemuan Intervensi Lanjutan Program PIS-PK

Sehat merupakan komponen terpenting dalam hidup manusia, sehat adalah kondisi yang terbebas bagi segala jenis penyakit baik fisik, mental maupun sosial. Dewasa ini zaman cepat berkembang pola dan gaya hidup manusia semakin berubah-ubah yang membuat tekanan dan masalah bagi insan manusia menjadi lebih kompleks hal itu membuat semakin banyak orang mengalami gangguan mental atau setres bahkan apabila tidak dibantu dapat menjadi kronis sehingga menyebabkan gangguan jiwa.

Intervensi penanggulangan masalah ODGJ di Desa Bodas di buka oleh narasumber dari puskesmas watukumpul beliau menyampaikan bahwa sehat dan sakit merupakan anugrah yang dari tuhan yang tidak bisa kita tolak. gangguan kejiwaan pada seseorang merupakan ujian sehingga keluarga dan masyarakat diharapkan jangan mengucilkan seseorang tersebut.

Puskesmas sebagai mitra masyarakat dalam bidang kesehatan membuka layanan psikologi bagi masyarakat yang perlu konsultasi permasalahan bisa datang ke puskesmas saat jam pelayanan karena stres dan pikiran bila tidak diobati bisa menyebabkan masalah gangguan yang lain gan gangguan jiwa berat

Deteksi dini perlu dilakukan untuk mencegah gangguan kejiwaan dengan mengenali tanda-tandanya yakni, penampilan fisik yang mengalami penurunan wicara dan bahasa yang tidak jelas, proses berfikir yang sulit dipahami, emosi dan perasaan yang sering berubah persepsi dan peningkatan psikomotor yang berlebih, adapun faktor gangguan jiwa berasal dari faktor lingkungan, psikologi.

Stres merupakan ketidak sesuaian seseorang terhadap tuntutan yang diterima dengan kemampuan untuk mengatasi tuntutan tersebut apabila orang dengan masalah kejiwaan tidak ditangani maka masuk dengan fase orang dengan gangguan jiwa orang yang mengalami gangguan dalam pikiran, prilaku dan perasaan terwujud dalam bentuk sekumpulan gejala atau perubahan prilaku serta dapat menimbulkan  penderitaan dan hambatan dalam menjalankan fungsi orang sebagai manusia.

Kita jangan pernah melihat bahwa gangguan jiwa merupakan penyakit yang tidak bisa disembuhkan lagi meskipun orang dengan gangguan jiwa tersebut tidak sembuh secara sempurna tetapi dengan pengobatan dan bimbingan yang baik ODGJ dapat ditolong atau berfungsi terus bekerja sederhana di rumah atau di luar rumah

Meningkatkan Sintegritas Lawan Covid-19

Pemerintah Kecamatan Watukumpul Terus Berupaya memberikan situasi kondusif bagi warganya dalam rangka percepatan menanggulangi ancaman penularan melawan corona virus disease 2019 (Covid-19)

Sintegritas juga perlu ditingkatkan pada wilayah rawan kerumunan seperti pasar, hingga fasilitas umum dan transportasi untuk meningkatkan protokol kesehatan sehingga tidak adanya kembali bahwa setiap kerumunan menjadi paradigma kluster baru penyebaran penularan covid-19

harapannya forkopimpa (Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan) dapat mengawasi dan mengedukasi warga masing-masing wilayah untuk terus bersama-sama dalam melawan covid-19

Berbagai kebijakan dilaksanakan sebagai upaya preventif sekaligus represif untuk mengatasi wabah tersebut namun, faktanya dalam menyikapi pandemi covid-19 menjadi permasalahan utama bangsa saat ini karena proses penyebarannya yang begitu cepat menjangkit masyarakat

selain itu kepala Desa Bodas terus menghimbau warga Desa Bodas Kecamatan Watukumpul Kabupaten Pemalang untuk mematuhi protokol kesehatan, menjaga jarak, memakai masker,mencuci tangan,menghindari kerumunan hal ini di sampaikan karena Desa di sekitar wilayah Watukumpul sudah ada yang terjangkit covid-19

Cara mencegah dan menghindari virus Corona dapat dilakukan dengan menerapkan perilaku hidup bersih sehat. Pencegahan ini dianggap cara terbaik untuk menghindari penyakit karena sampai sekarang belum ada obat dan vaksinnya.

1.Pakai masker

Masker masih menjadi salah satu alat pelindung diri yang penting digunakan untuk mencegah penyebaran virus Corona COVID-19. Meski sebelumnya hanya disarankan untuk orang yang sakit saja, tapi kini masyarakat juga diimbau untuk menggunakannya.

Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Prof Wiku B. Adisasmito, menyebut masker kain dianjurkan untuk digunakan masyarakat saat berada di tempat umum dan saat berinteraksi dengan orang lain.

2. Cuci tangan

Beberapa kasus penularan diprediksi terjadi ketika tangan yang menyentuh permukaan terkontaminasi oleh virus lalu tak sengaja memegang wajah. Virus Corona lalu berpindah dari tangan ke hidung atau mulut.

Biasakan diri rajin mencuci tangan dengan sabun dan sebisa mungkin jangan sering-sering menyentuh wajah.

3. Tutup mulut saat bersin dan batuk

Pencegahan virus Corona juga bisa dilakukan dengan kesadaran diri untuk selalu menutup hidung dan mulut saat bersin atau batuk. Tujuannya agar kuman penyakit apapun yang mungkin ada tidak mudah tersebar menjangkit orang lain.

4. Social distancing

Social distancing adalah jarak jarak dengan yang lainnya. Social distancing yang disarankan setidaknya 1 meter antara kamu dan orang lain.

Kenapa demikian? Karena ketika seseorang batuk atau bersin, mereka menyemprotkan tetesan cairan kecil dari hidung atau mulut mereka yang mungkin mengandung virus. Jika terlalu dekat, kamu bisa menghirup tetesan air, termasuk virus COVID-19 jika orang tersebut sedang batuk. Selain itu kamu peraturan social distancing lainnya yakni isolasi diri selama 14 hari. Hal ini penting untuk pencegahan virus Corona.

5. Istirahat cukup dan makan bergizi

Tidak semua orang yang terinfeksi virus Corona baru ini meninggal. Ada orang yang berhasil sembuh berkat kondisi imunnya dan layanan kesehatan baik. Untuk menjaga imunitas tubuh tetap dalam kondisi prima maka jangan sampai kita kurang istirahat dan makan makanan bergizi.