Berita

Ruwat Bumi dan Kirab Sesaji Desa Bodas

Antusias warga masyarakat pada penyelenggaraan Kirab Sesaji dan Ruwat Bumi Desa Bodas (19/09).

Ruwat Bumi merupakan tradisi warga Desa Bodas yang dilaksanakan dibulan Muharram (Syura’) tepatnya hari kamis kliwon malam jum’at legi selain itu tradisi ini merupakan wujud rasa syukur terhadap Tuhan Yang Maha Esa atas berkah yang dilimpahkan ke masyarakat Desa Bodas, tahun ini tradisi Ruwat Bumi dilaksanakan di Balai Desa Bodas.

Iring-iringan kirab sesaji dengan alunan suara terbang dilanjutkan dengan penyiraman 7 air sumber oleh Andi Setiabudi Kepala Desa Bodas beserta jajarannya dilanjutkan dengan istighosah/do’a bersama diawali dengan prosesi Wayangan (Wayang Kulit). Selesai wayangan, warga dan masyarakat Desa Bodas memperebutkan hasil bumi seperti kacang panjang, benih padi, tomat, singkong, jagung yang telah dimatra-mantrai ki dalang. Banyak masyarakat yang meyakini dengan mendapatkan hasil bumi tersebut akan membawa berkah dan hasil tanaman yang melimpah.

“Tradisi Ruwat Bumi merupakan warisan turun temurun yang telah diwariskan oleh nenek moyang sebagai ungkapan rasa syukur terhadap Tuhan Yang Maha Esa sebagai bentuk penghargaan kepada bumi yang telah memberikan berbagai limpahan rejeki kepada warga masyarakat Desa Bodas

Sebagian besar masyarakat Desa Bodas bermata pencaharian sebagai petani, sehingga mereka sangat mengandalkan bumi sebagai bagian dari hidup mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *